Pelayanan Pendidikan & Penelitian Tanaman Obat

Pada tahun 2017 adanya Kegiatan Kajian Strategis di lokasi Kebun Raya Sriwijaya oleh peneliti Balitbangda Prov. Sumsel dengan judul sebagai berikut ;

  • Judul : Pengolahan Air Gambut di Kebun Raya Sriwijaya

  • PENDAHULUAN

    • Latar Belakang

    Air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu memerlukan air terutama untuk minum, air mandi, memasak dan kebutuhan lainnya. Pemenuhan kebutuhan air bersih sudah menjadi masalah yang sangat umum dan belum diatasi disebagian besar wilayah Negara Indonesia pada umumnya terutama didaerah-daerah pedesaan dan daerah terpencil. Di daerah-daerah yang belum mendapatkan pelayanan air bersih, penduduk biasanya menggunakan air sumur galian, air sungai yang kadang-kadang bahkan sering kali air yang digunakan tidak memenuhi standart air minum yang sehat. Bahkan untuk daerah yang sangat buruk kualitas air tanah maupun air sungainya, penduduk setempat hanya menggunakan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air minum.

    Sulitnya pemenuhan kebutuhan air bersih mengakibatkan masalah lain yang lebih kompleks. Salah satu masalah yang merupakan akibat dari sulitnya pemenuhan kebutuhan air bersih dan buruknya kualitas lingkungan adalah masalah kesehatan masyarakat, yaitu berjangkitnya berbagai jenis penyakit seperti muntaber, penyakit kulit dan sebagainya yang bisa dijadikan sebagai mutu air minum. Dalam upaya penyediaan air bersih dan sehat bagi masyarakat pedesaan yang mana kualitas air tanahnya buruk serta belum mendapatkan pelayanan air minum dari PAM, perlu memasyarakatkan alat pengolah air minum sederhana yang murah dan dapat dibuat oleh masyarakat dengan menggunakan bahan yang ada di pasaran setempat.

    Sumur didaerah bergambut atau daerah rawa umumnya dangkal dengan air berwarna coklat, berkadar asam humus, zat organik dan besi yang tinggi, sedangkan sumur didaerah daratan agak dalam dengan air berwarna jernih tetapi berkadar besi dan mangan yang tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya pengolahan air gambut, agar air didaerah gambut atau rawa dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pengolahan air gambut dirancang disesuaikan dengan kondisi pedesaan dan tingkat pendidikan masyarakatnya. Dengan demikian alat pengolah air gambut ini harus murah, mudah pengerjaannya serta hasil olahan yang memenuhi mutu air minum. Air adalah sumber kehidupan yang sangat penting bagi manusia. Air merupakan senyawa sederhana (H2O), tetapi memiliki manfaat yang besar sebab tanpa adanya air tidak ada kehidupan dimuka bumi ini.

    Keterbatasan penyediaan air bersih yang memenuhi syarat itu memacu perlu adanya teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan keadaan lingkungan untuk mengolah air. Untuk itu, diharapkan adanya unit pengolahan air gambut yang dapat menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang berada di sekitar Kebun raya Sriwijaya yang dapat terwujud dari pelaksanaan kegiatan ini.

     

    • Rumusan Masalah

    Keterbatasan penyediaan air bersih yang memenuhi syarat itu memacu perlu adanya teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan keadaan lingkungan untuk mengolah air. Untuk itu, diharapkan adanya unit pengolahan air gambut yang dapat menyediakan kebutuhan air bersih khususnya bagi pengelola dan pengunjung Kebun Raya Sriwjaya serta masyarakat yang berada di sekitar Kebun raya Sriwijaya pada umumnya.

     

    • Maksud dan Tujuan Penelitian

    1. Mengidentifikasi kualitas air gambut di lokasi Kebun Raya Sriwijaya.

    2. Mengetahui pengolahan air gambut yang dapat meningkatkan kualitas air di lokasi Kebun Raya Sriwijaya

    3. Tersedianya unit pengolahan air gambut yang dapat menyediakan kebutuhan air bersih wilayah Kebun Raya Sriwijaya

     

    • Sasaran

    Sumber-sumber air yang ada di lingkup wilayah Kebun Raya Sriwjaya (berupa sumur bor dengan level kedalaman yang berbeda sesuai dengan fungsinya) dan sumber air yang ada di sekitar Kebun Raya Sriwijaya.

 

  •  
  •  

 

 

 

 

 

 

 

  • Judul : Identifikasi Tanaman Obat di Desa Bakung dan Kebun Raya Sriwijaya

  • PENDAHULUAN

    • Latar Belakang

     

    Sumatera Selatan sebagai salah satu provinsi yang memiliki ekosistem gambut seluas 1,4 juta ha atau 16,3% dari luas wilayah dan kondisi tersebut merupakan salah satu sumberdaya alam yang potensial untuk dikelola dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat (Maryani, dkk., 2017).  Kebun Raya Sumatera Selatan berlokasi pada lahan bergambut. Kebun Raya Sumatera Selatan selain merupakan pusat pengetahuan botani, kawasan konservasi, kawasan pendidikan dan penelitian, juga sebagai sarana rekreasi di alam terbuka dengan tematik tanaman obat dan lahan basah. Lahan basah (wetlands) merupakan areal transisi antara lahan kering  dan wilayah perairan seperti danau, rawa, payau   dan sungai. Tidak semua lahan basah selalu berair atau tergenang sepanjang tahun (CTI, 2007). Namun tidak semua tanaman dapat tumbuh di daerah lahan basah, terutama tanaman obat.

    Sebagai langkah awal untuk memperbanyak jenis tanaman sebagai koleksi kebun raya yang mempunyai tematik tanaman obat dan lahan basah adalah melakukan identifikasi tanaman obat di kawasan Kebun Raya Sriwijaya. Jenis tanaman obat dan cara penggunaannya juga berbeda-beda untuk setiap daerah, berdasarkan kearifan lokal masyarakat setempat. Oleh sebab itu perlu dilakukan identifikasi tanaman obat apa saja yang digunakan oleh masyarakat sekitar kawasan Kebun Raya Sumatera Selatan yang dapat tumbuh di lahan basah di kawasan kebun raya dan bagaimana cara penggunaan tanaman obat tersebut oleh masyarakat sekitar kebun raya.

     

    1.2. Rumusan Masalah

    1. Jenis tanaman apa saja yang digunakan sebagai obat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Kebun Raya Sriwijaya, apa khasiatnya, bagian apa saja dari tanaman tersebut yang digunakan masyarakat untuk pengobatan dan bagaimana cara masyarakat menggunakan bagian tanaman tersebut untuk pengobatan?

    2. Belum diketahui golongan senyawa kimia dari tanaman obat yang digunakan, terutama tanaman yang dominan tumbuh di lahan basah Sumatera Selatan khususnya di Kebun Raya Sriwijaya

    3. Belum ada spesimen dari tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat sekiar Kebun Raya Sriwijaya

    1.3. Tujuan

    1. Mengetahui jenis-jenis tanaman obat, bagian yang digunakan dan bagaimana cara penggunaan tanaman obat tersebut untuk pengobatan terhadap tanaman baik yang tumbuh dalam Kebun Daya Sriwijaya maupun di sekitarnya.

    2. Mengetahui golongan senyawa kimia tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat sekitar Kebun Raya Sriwijaya

    3. Membuat spesimen tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat sekitar Kebun Raya Sriwijaya

     

    1.4. Manfaat

    1. Mendapatkan informasi mengenai jenis tanaman obat yang ada di kawasan Kebun Raya Sriwijaya.

    2. Dapat menjadi dasar bagi peneliti dan pihak lain yang tentang tanaman obat di lahan basah terutama dikawasan Kebun Raya Sriwijaya

    3. Memberikan kontribusi terhadap pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia dan masayarakat Sumatera Selatan khususnya.

     

    1.5 Sasaran

    Masyarakat di sekitar Kebun Raya Sriwijaya dan tanaman lahan basah di Kebun Raya Sriwijaya.

     

    1.6 Ruang Lingkup

    Tanaman obat yang tumbuh di lahan basah di Desa Bakung dan  Kebun Raya Sriwijaya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • Judul : Dampak Pembangunan Kebun Raya Sriwijaya Terhadap Masyarakat Desa Bakung

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

  •  
  • Judul : Sistem Informasi Tanaman Lahan Basah Kebun Raya Sriwjaya.

Login

Lost your password?
Loading...