Koleksi Tanaman Lahan Basah di Kebun Raya Sriwjaya (Tembesu)
#semangatmenujulaunchingKRS2018…
Tembesu (Fragraea fragrans Roxb) merupakan salah satu jenis tanaman lokal yang menjadi koleksi tumbuhan di Kebun Raya
Sriwijaya, karena jenis ini merupakan jenis tumbuhan asli di daerah Sumatera Selatan dan mempunyai keunggulan baik dalam sisi ekologi maupun nilai ekonominya.
Keguna
an Kayu Tembesu
Sumber utama dari kayu tembesu selain penampakan fisik kayunya bagus (bertekstur halus mengkilap), juga karena ketahanan kayunya terutama untuk konstruksi bangunan berat (Whitmore, et al ,1975).
Tembesu diklasifikasikan dalam
kayu klas kuat dan klas awet I. Tembesu mudah dikerjakan, tidak mudah retak, kuat dan tahan lama. Berat jenis kayu antara 0,72-0,93 g/cm³ dengan kisaran rata-rata 0,81 g/cm³ (Kartasujana & Martawijaya, 1973). Kayu tembesu dapat bertahan 10-15 tahun tergenang air, dan juga tahan terhadap serangan rayap dan kumbang (Kochummen, 1972).
Tembesu dapat ditanam sebagai pohon peneduh di tepi jalan, dan digunakan untuk reboisasi. Jamu-jamuan yang direbus dari ranting-ranting dan daun digunakan untuk menghilangkan sakit disentry (Soerianegara & Lemmens, 1994). Namun kulit kayu tembesu dapat menyebabkan dermatitis/infeksi kulit (Schmidt, 1979).